Minggu, 20 Mei 2012

ANALISIS SWOT PG. REJO AGUNG BARU

ANALISIS SWOT

Kekuatan
•    PG. Rejo Agung Baru memiliki lokasi yang cukup strategis. Pemilihan lokasi yang strategis bagi suatu organisasi atau badan usaha merupakan suatu hal yang sangat penting, karena ketidaktepatan dalam pemilhan lokasi akan menimbulkan perbedaan dalam mencapai tujuan organisasi yang akan mempengaruhi efisien tidaknya jalan operasi. Pemilihan lokasi berdasarkan pada faktor yaitu dekat dengan bahan baku, transportasi yang cukup lancar, penyediaan tenaga kerja, dan tanah atau iklim yang baik.
•    PG. Rejo Agung Baru telah dapat mencapai tujuan yang tepat dalam mengkualifikasikan karyawan berdasarkan tingkat pendidikan terhadap posisi di dalam perusahaan dimana seleksi yang telah dilaksanakan yaitu orang tepat pada tempatnya.
•    Kemajuan di bidang teknologi. Dengan kemajuan teknologi yang cukup pesat seperti sekarang ini dapat membawa dampak positif dalam proses produksi sehingga menjadi semakin lebih efektif dan efisien. Semakin efektif dan efisiennya proses produksi maka output yang dihasilkan oleh perusahaan akan semakin besar dengan waktu yang relatif singkat sehingga berpengaruh terhadap profit yang diperoleh perusahaan.
•    Kapaasitas produksi 5.500 TCD (ton cane day/ton tebu per hari). Kapasitas produksi yang sangat besar dibandingkan pabrik gula lain di wilayah madiun maupun di wilayah jawa timur.

Kelemahan
•    Persaingan dalam perolehan bahan baku tebu di wilayah madiun dan sekitarnya sangatlah ketatoleh karena keresidenan madiun ada 6 pabrik gula yaitu PG. Pagotan, PG. Kanigoro, PG. Rejosari, PG. Poerwodadi, PG. Sudono, PG. Rejo Agung Baru sehingga untuk mendapatkan pasokan tebu perusahaan mendatangkan pasokan tebu dari luar wilayah yaitu Malang, Blitar, Kertosono, Jombang, Dan Sragen. Dengan mendatangkan pasokan tebu dari luar madiun akan menyebabkan biaya transportasi menjadi semakin besar.
•    Harga jual hasil produksi gula sangat ditentukan oleh harga pasar sehingga perusahaan tidak dapat menentukan harga jualnya. Dalam hal ini solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menekan harga pokok psoduksi dengan efisiensi biaya dan peningkatan produktifitas gula maupun tebu.
•    Pemasaran produk PT. PG Rejo Agung Baru Madiun diambil alih oleh PT. Rajawali Nusindo yang berkedudukan di surabaya. Sedangkan PT. PG Rejo Agung Baru hanya memproduksi saja tanpa mengetahui dimana saja gula yang dihasilkan tersebut dipasarkan.

Kesempatan
•    Dengan jumlah penduduk negara indonesia yang cukup besar merupakan peluang dimasa yang akan datang. Semakin banyak penduduk yang dimiliki oleh suatu negara maka akan membuka peluang bagi pemasaran produk suatu perusahaan yang lebih luas. Dengan meningkatnya jumlah penduduk diharapkan pemintaan konsumen atas produk yang dihasilkan oleh perusahaan akan meningkat sehingga ini merupakan peluang bagi PG. Rejo Agung Baru untuk lebih dapat meningkatkan produksi gula putih.
•    PT. PG Rejo Agung Baru Madiun untuk meningkatkan kinerja karyawannya mengadakan program pendidikan dan latihan bagi karyawan berdasarkan pada lamanya karyawan tersebut bekerja di perusahaan. Untuk meningkatkan kulaitas SDM dalam suatu perusahaan maka diperlukan adanya program pengembangan sumber daya manusia yang dimiliki oleh perusahaan yaitu karyawan. Pengembangan karyawan bertujuan untuk meningkatkan kualitas kerja atau kinerja karyawan demi upaya pencapaian tuuan perusahaan.
•    Produk gula PG. Rejo Agung Baru dapat dijangkau oleh semua kalangan baik dari kalangan atas, menengah, dan bawah. Konsumen PG. Rejo Agung Baru meliputi pulau jawa khususnya jawa timur.

Ancaman
•    Situasi politik dalam suatu negara merupakan faktor penentu kelangsungan hidup suatu perusahaan. Dengan situasi politik yang baik maka akan mendukung kelancaran proses produksi suatu perusahaan. Perubahan situasi politik setiap tahunnya sedikit banyak akan mempengaruhi aktivitas perusahaan.
•    Kondisi ekonomi yang sulit akan mempengaruhi kenaikan harga suatu barang terutama bahan baku dan peningkatan biaya operasional perusahaan. Dengan adanya kenaikan harga barang-barang maka akan mendorong terjadinya inflasi yang pada akhirnya berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Semakin lemah daya beli masyarakat maka akan membawa dampak negatif yaitu adanya pengurangan jumlah produksi suatu barang dan berakibat pada pengurangan karyawan.
•    Perusahaan memiliki banyak pesaing. Persaingan yang dirasakan dominan oleh perusahaan ini adalah harga dan kualitas produk. Hal ini akan sangat merugikan perusahaan, apalagi pesaing tersebut memiliki kualitas dan ragam yang lebih bagusdan lebih banyak dari yang diproduksi perusahaan.
•    Dalam menjalankan proses produksi PG. Rejo Agung Baru sangat dipengaruhi oleh adanya kebijakan peraturan pemerintah. Peran pemerintah melalui berbagai bentuk kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan sangat besar pengaruhnya terhadap kelangsungan dunia usaha seperti halnya usaha PG. Rejo Agung Baru.

Strategi SO :
    Dengan hasil produksi yang besar tetap akan dapat diserap karena jumlah penduduk yang besar.
    Melakukan program pelatihan bagi karyawan sesuai posisi/jabatannya.
    Kemajuan teknologi pengolahan tebu dapat memperbaiki kualitas gula dan semakin diterima semua kalangan.

Strategi WO :
    menekan harga pokok produksi dengan efisiensi biaya dan peningkatan produktifitas gula maupun tebu.
    Mengkontrol pasokan hasil produksi yang dipasarkan untuk menjaga harga gula di kalangan konsumen.

Strategi ST :
    mengkualifikasikan karyawan sesuai pendidikan dapat meningkatkan kinerja perusahaa
    Kondisi ekonomi yang sulit dapat diatasi dengan penggunaan teknologi yang dapat mengefisiensi dan menghasilkan profit.
    Mengurangi kapasitas produksi disaat kondisi ekonomi sedang sulit

Strategi WT :
    Memberikan randemen yang menarik dan pelayanan yang sangant cepat, ramah, dan menyenangkan dalam mengatasi para pesaing.
    Memasarkan hasil produksi di saat kondisi ekonomi sedang bagus.
    Tetap melaksanakan kebijakan pemerintah yang menharuskan PG fokus memproduksi gula

1.    Strategi yang direkomendasikan
1.1    Strategi alternatif
    Pemilihan lokasi yang strategis bagi suatu organisasi atau badan usaha.
    Melakukan Kemajuan di bidang teknologi agar menjadi semakin lebih efektif dan efisien.
    Melakukan program pengembangan dan pelatihan untuk meningkatkan kinerja karyawan
    Penggunaan sistem komputerisasi dalam mengolah dan menyimpan data keuangan dan yang bersifat operasional.

1.2    Rekomendasi strategi
PG. Rejo Agung Baru memiliki lokasi yang cukup strategis. Pemilihan lokasi yang strategis bagi suatu organisasi atau badan usaha merupakan suatu hal yang sangat penting, karena ketidaktepatan dalam pemilhan lokasi akan menimbulkan perbedaan dalam mencapai tujuan organisasi yang akan mempengaruhi efisien tidaknya jalan operasi.
Pemilihan lokasi berdasarkan pada faktor yaitu
    dekat dengan bahan baku
untuk pemenuhan bahan baku, lokasi pabrik sangat strategis karena lokasi pabrik dekat dengan lahan pertanian tebu. Perusahaan dalam memnuhi kebutuhan bahan baku disamping menanam sendiri juga membeli tebu dari petani sekitarnya.
    transportasi yang cukup lancar
karena lokasi pabrik dekat dengan jalan raya maka transportasi mudah dan lancar baik untuk pengangkutan bahan baku (tebu) dari sawah ke perusahaan maupun pengangkutan hasil produksi (gula) ke tempat pemasaran.
    penyediaan tenaga kerja, dan
karena perusahaan letaknya berdekatan dengan pedesaan maka untuk memnuhi kebutuhan akan tenaga kerja perusahaan tidak mengalami kesulitan.
    tanah atau iklim yang baik.
Lokasi PG. Rejo Agung Baru memiliki iklim yang baik untuk penanaman tebu. Sehingga perusahaan tidak mengalami kesulitan dalam menanam tebu karena didukung oleh iklim yang baik pula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar