Penyakit mag atau tukak kambung kelihatannya remeh, namun sering
merepotkan. Cepat sembuh tapi juga gampang kambuh. Kemunculan gejalanya
ditandai dengan rasa nyeri pada perut gara-gara meningkatnya asam
lambung. Cincau ternyata mampu menuntaskannya.
Mag yang kambuh
akan menimbulkan rasa sakit pada epigastrum (perut bagian atas) disertai
berkurangnya nafsu makan, bahkan anoreksia (hilangnya selera makan).
Kalau sudah begitu, muncul rasa mual disertai demam sehingga mendadak
muntah-muntah.
Beberapa tanaman biasa digunakan masyarakat untuk
meredam mag ini. Di antaranya tanaman cincau. Berdasarkan penelitian, ia
berkhasiat mencegah radang dan menurunkan produksi asam lambung. Nah,
zat apa gerangan yang membuat cincau mujarab untuk sakit mag?
Dikatakan
Dr. Florence C. Amato dalam Fundamentals of Medical Science for Medical
Record Personel (1985), penyakit mag biasanya berawal dari makanan yang
dikonsumsi tercemar bakteri atau kuman sehingga menimbulkan infeksi.
Dalam kondisi serangan ringan, diagnosis penyebabnya sering tidak jelas.
Tapi bisa juga ditandai dengan muntah darah (hematemensis) berwarna
hitam karena pengaruh asam lambung.
L.B. Cardenas, Lemmens, dan
Horsten dalam Medicinal and Poisonous Plants 1 (1999) Daun menyebutkan,
sejumlah senyawa flavonoid bersifat mencegah radang (anti-inflamatori)
dan menurunkan kadar asam lambung. Senyawa flavonoid terdapat pada
beberapa tumbuhan obat, seperti cincau (Premna serratifolia), camcau
(Cyclea barbata), dan juga para kerabatnya dari famili Menispermaceae.
Beragam
bangsa ternyata sudah akrab dan memanfaatkan tanaman obat itu.
Masyarakat Sunda, misalnya, mengenalnya sebagai cincau. Tumbuhan dari
famili Verbenaceae (jati-jatian) ini termasuk tanaman semak atau pohon
kecil yang tingginya mencapai 10 m.
Di Indocina, daun dan akarnya
sebagai obat tradisional untuk melancarkan air kencing (diuretik),
gangguan lambung, dan penyakit demam. Masyarakat di India memanfaatkan
daunnya untuk pengobatan radang rematik, sakit perut atau mulas (kolik),
dan gas dalam perut (flatulence).
Rebusan akar dan daun digunakan
untuk obat demam di Semenanjung Malaysia. Di Papua Nugini sari daunnya
dipakai sebagai obat batuk, sakit kepala, dan demam. Sementara
masyarakat di Guam memanfaatkan teh rebusan kulit kayunya untuk
pengobatan sakit saraf (neuralgia).
Daun cincau mengandung bahan
kimia berupa senyawa aktif Premnazole dan Phenyl butazone. Premnazole
(alkaloid isoxazol) dari hasil isolasi daun cincau sebagai senyawa
antiradang yang bisa menurunkan pembentukan tumor pada jaringan
granulasi yang menyerang butir-butir dalam protoplasma (granuloma).
Phenyl butazone merupakan senyawa yang memiliki aktivitas sama dengan
Premnazole dengan menurunkan kadar kelenjar adrenal dan asam askorbat
(vitamin C).
Dalam penelitian yang sama, kedua senyawa itu juga
mampu menurunkan aktivitas enzim sehingga secara tidak langsung asam
lambung yang terbentuk pada cardia dalam dinding lambung juga menurun.
Camcau
merupakan salah satu jenis tumbuhan yang sering kali digunakan sebagai
pengganti cincau. Di daerah Jawa, daunnya untuk bahan jeli yang biasa
disebut camcau ijo. Jeli ini sebagai minuman dan makanan pengusir sakit
perut serta demam.
Tumbuhan camcau menyimpan senyawa campuran
alkalin termasuk senyawa S,S-tetrandrine (sebagai alkaloid utama lebih
dari 3% dalam akar). Senyawa ini, berdasarkan penelitian, bekerja
mengalangi perkembangan tumor ganas pada ginjal (neuroblastoma). Juga
mempunyai aktivitas dalam pencegahan maupun pengobatan penyakit pembuluh
darah jantung (kardiovaskuler), termasuk penyakit tekanan darah tinggi
(hipertensi) dan gangguan lambung akibat tidak adanya irama lambung atas
(supraventricular arrthythmia).
Senyawa itu juga berpengaruh
sebagai antiradang, pereda radang (prostaglandin), pengumpul zat pembeku
darah, penekan radang sendi, dan mencegah produksi nitrixc oxcide. Ada
pun senyawa aktif lainnya ialah R,S-isotetrandrine, R,Schondocurine,
homoaromoline, dan fangchinoline.
Bahan aktif lain
Beberapa
jenis tumbuhan dari famili Menispermaceae (sirawan-sirawanan) diketahui
telah digunakan masyarakat setempat sebagai obat tradisional.
Masyarakat Filipina dan Semenanjung Malaysia menggunakan rebusan batang
sirawan (Arcangeiisia flava) sebagai obat gangguan lambung maupun usus.
Di Indonesia batangnya dijual sebagai "kayu seriawan" untuk obat demam
dan seriawan.
Sirawan dikenal mengandung senyawa campuran
alkaloid (bis)-benzylisoquinoline, seperti bahan aktif sejenis berberine
(lebih dari 5% dalam berat kering batang) dan palmatine. Berberine
sebagai senyawa aktif antibakteri.
Berberine berpengaruh juga
dalam suplemen air daging dengan darah. Berberine (sebagai sulfat)
dengan konsentrasi 35 µg/ml dapat merusak bakteri (bactericidal) pada
Vibrio cholerae. Juga sebagai pencegah perkembangan bakteri
(bacteriostatic) pada Staphylococcus aureus dengan konsentrasi 50 µg/ml.
Kedua senyawa berberine dan palmatine secara khusus bekerja mencegah
enzim dalam darah, hati, dan pankreas.
Di daerah Jawa, masyarakat
menggunakan daun sumbat kendi (Stephania capitata) sebagai pengganti
camcau untuk mengusir gangguan lambung. Kandungan alkaloidnya sama
dengan camcau, dengan S,S-tetradrine sebagai senyawa utama (antara 0,7 -
1,3%).
Di daerah yang sama, umbi akar kepleng (Stephania
japonica) juga dimanfaatkan sebgai obat pencegah nyeri lambung,
disentri, demam, gangguan kencing, dan hepatitis. Gerusan daunnya
biasanya digunakan sebagai obat tapal infeksi payudara. Selamat mencoba.
sumber: http://www.dechacare.com
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 18 September 2012
Selasa, 31 Juli 2012
7 Tips Mengatasi Sulit Tidur Tanpa Obat
Aktifitas kita yang padat memang terkadang memakan waktu tidur,
terlebih lagi seorang blogger pemula seperti saya yang hanya dapat
memanfaatkan waktu malam hari ngeblog. Sehingga waktu untuk tidur jadi
berkurang bahkan cenderung tidak teratur. Nah ketidakteraturan inilh
awal mula dari sulit tidur. Tetapi masalah sulit tidur ini tidak
berpenganruh pada mereka yang mudah sekali tidur.
Akibat dari sulit tidur seperti yang sebagian teman saya alami bermacam-macam, ada yang kurang konsentrasi di siang hari, ada pula yang mengeluh badan tidak bergairan dan masih banyak lagi dampaknya. Nah saya harap sahabat dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengatasi sulit tidur.
Ada beberapa langkah untuk mengatasi kesulitan tidur, tanpa menggunakan obat-obatan, melainkan hanya dengan cara-cara sederhana yang dapat dilakukan sendiri :
1. Mula-mula tentukan waktu tidur dan bangun secara teratur. Tidur pada saat yang berubah-ubah akan membuat badan dalam kondisi siaga. Akibatnya tubuh selalu dalam keadaan tegang. Jika sudah di tentukan saat tidur dan bangun, seharusnya dipatuhi.
2. Apabila seseorang sulit tidur, tidak dianjurkan tidur pada siang hari. Tidur di siang hari akan mengurangi kebutuhan tidur di malam hari. Akibatnya pada malam hari tidur akan sering terjaga.
3. Tempat tidur seyogyanya hanya digunakan untuk tidur dan tidak di gunakan untuk kegiatan lain. Misalnya menonton TV, Menulis dan sebagainya.
4. Jangan menggunakan peralatan elektronik seperti ponsel menjelan tidur.
5. Latihan olahraga dapat membantu mengatasi sulit tidur. Lakukan olah raga pada sore hari atau setelah matahari terbenam.
6. Hindari makanan minuman tertentu seperi makanan manis sebaiknya dihindari menjelang tidur, demikian pula minuman yang mengandung alkohol, teh serta kopi.
7. Dianjurkan mandi air hangat dan minum susu hangat menjelang tidur dan kecilkan lampu atau padamkan lampu penerangan di kamar.
Akibat dari sulit tidur seperti yang sebagian teman saya alami bermacam-macam, ada yang kurang konsentrasi di siang hari, ada pula yang mengeluh badan tidak bergairan dan masih banyak lagi dampaknya. Nah saya harap sahabat dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengatasi sulit tidur.
Ada beberapa langkah untuk mengatasi kesulitan tidur, tanpa menggunakan obat-obatan, melainkan hanya dengan cara-cara sederhana yang dapat dilakukan sendiri :
1. Mula-mula tentukan waktu tidur dan bangun secara teratur. Tidur pada saat yang berubah-ubah akan membuat badan dalam kondisi siaga. Akibatnya tubuh selalu dalam keadaan tegang. Jika sudah di tentukan saat tidur dan bangun, seharusnya dipatuhi.
2. Apabila seseorang sulit tidur, tidak dianjurkan tidur pada siang hari. Tidur di siang hari akan mengurangi kebutuhan tidur di malam hari. Akibatnya pada malam hari tidur akan sering terjaga.
3. Tempat tidur seyogyanya hanya digunakan untuk tidur dan tidak di gunakan untuk kegiatan lain. Misalnya menonton TV, Menulis dan sebagainya.
4. Jangan menggunakan peralatan elektronik seperti ponsel menjelan tidur.
5. Latihan olahraga dapat membantu mengatasi sulit tidur. Lakukan olah raga pada sore hari atau setelah matahari terbenam.
6. Hindari makanan minuman tertentu seperi makanan manis sebaiknya dihindari menjelang tidur, demikian pula minuman yang mengandung alkohol, teh serta kopi.
7. Dianjurkan mandi air hangat dan minum susu hangat menjelang tidur dan kecilkan lampu atau padamkan lampu penerangan di kamar.
Rabu, 04 April 2012
Makanan yang Memicu Nafsu Makan
Saat Anda sedang diet, rasanya semua makanan jadi terlihat sangat
menggoda. Sebelum diet Anda gagal total, cobalah untuk tidak langsung
mencomot makanan-makanan tersebut dan menikmatinya sampai kenyang.
Selain itu, pilih-pilih lagi makanan dan kudapan Anda, jangan-jangan ada
di antaranya yang justru memicu timbulnya keinginan untuk makan lebih
banyak.
1. Bumbu dan rempah-rempah
Beberapa jenis bumbu dan rempah terbukti bagus untuk kesehatan. Namun menyantap beberapa jenis bumbu dan rempah ini dalam makanan ternyata bisa menimbulkan rasa lapar. Misalnya kandungan mustard dalam masakan, yang ternyata bisa meningkatkan produksi air liur dan cairan pencernaan sebagai cara alami untuk merangsang nafsu makan, ketika sudah selesai makan. Selain itu kunyit, jahe, dan peterseli juga bisa merangsang nafsu makan.
2. Kurang konsumsi protein
Asupan protein dalam makanan bisa membantu menyampaikan sinyal rasa kenyang ke otak dan perut setelah makan. Menurut ahli holistik, Mark Hyman, MD, kurangnya konsumsi protein ternyata bisa menyebabkan rasa lapar muncul tiba-tiba, dan kecenderungan untuk ngemil. Menurut penelitian terbaru yang dilakukan terhadap beberapa relawan, orang yang mengonsumsi protein kurang dari 15 persen dari total kalori yang disantapnya akan merasa jauh lebih lapar dan lebih banyak ngemil dibandingkan dengan orang yang cukup mengonsumsi protein.
Dr Hyman mengungkapkan, sebaiknya Anda memenuhi kebutuhan protein saat sarapan. "Salah satu triknya adalah dengan makan makanan dengan protein tinggi saat sarapan, seperti telur rebus atau yogurt Yunani," tambahnya.
3. Gula dan garam berlebihan
Beberapa dekade terakhir, banyak produsen makanan menemukan bahwa manusia tak pernah puas untuk menyantap gula dan garam. Tak heran jika sekarang ini banyak terdapat makanan atau minuman instan yang rasanya sangat gurih, karena menggunakan gula dan garam yang berfungsi untuk meningkatkan rasa lapar.
Kandungan gula dalam saus pasta kemasan ternyata lebih banyak dibandingkan gula pada es krim vanila per porsinya. Sereal memiliki kandungan garam yang lebih banyak ketimbang kentang goreng. Ini semua membuat kita ingin makan lebih banyak. Analoginya, jika Anda sudah makan makanan manis, lebih enak jika dinetralisasi dengan makanan asin. Padahal, garam dan gula merupakan perangsang nafsu makan. Sebaiknya hindari makanan terlalu manis atau terlalu asin agar tidak terserang rasa lapar tiba-tiba.
4. Makanan rendah kalori
Makanan rendah lemak ternyata mengandung lebih banyak gula, karbohidrat, dan natrium untuk meningkatkan rasa. Namun, efeknya ternyata bisa memicu makan berlebihan. Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Nutrition menunjukkan bahwa kandungan pemanis buatan dalam minuman diet juga dapat merangsang nafsu makan. Ingatlah bahwa tubuh juga tetap membutuhkan nutrisi tertentu dan lemak sehat, misalnya kalsium, dan omega-3 yang meningkatkan kesehatan jantung.
http://www.dechacare.com/Makanan-yang-Memicu-Nafsu-Makan-I1307.html
1. Bumbu dan rempah-rempah
Beberapa jenis bumbu dan rempah terbukti bagus untuk kesehatan. Namun menyantap beberapa jenis bumbu dan rempah ini dalam makanan ternyata bisa menimbulkan rasa lapar. Misalnya kandungan mustard dalam masakan, yang ternyata bisa meningkatkan produksi air liur dan cairan pencernaan sebagai cara alami untuk merangsang nafsu makan, ketika sudah selesai makan. Selain itu kunyit, jahe, dan peterseli juga bisa merangsang nafsu makan.
2. Kurang konsumsi protein
Asupan protein dalam makanan bisa membantu menyampaikan sinyal rasa kenyang ke otak dan perut setelah makan. Menurut ahli holistik, Mark Hyman, MD, kurangnya konsumsi protein ternyata bisa menyebabkan rasa lapar muncul tiba-tiba, dan kecenderungan untuk ngemil. Menurut penelitian terbaru yang dilakukan terhadap beberapa relawan, orang yang mengonsumsi protein kurang dari 15 persen dari total kalori yang disantapnya akan merasa jauh lebih lapar dan lebih banyak ngemil dibandingkan dengan orang yang cukup mengonsumsi protein.
Dr Hyman mengungkapkan, sebaiknya Anda memenuhi kebutuhan protein saat sarapan. "Salah satu triknya adalah dengan makan makanan dengan protein tinggi saat sarapan, seperti telur rebus atau yogurt Yunani," tambahnya.
3. Gula dan garam berlebihan
Beberapa dekade terakhir, banyak produsen makanan menemukan bahwa manusia tak pernah puas untuk menyantap gula dan garam. Tak heran jika sekarang ini banyak terdapat makanan atau minuman instan yang rasanya sangat gurih, karena menggunakan gula dan garam yang berfungsi untuk meningkatkan rasa lapar.
Kandungan gula dalam saus pasta kemasan ternyata lebih banyak dibandingkan gula pada es krim vanila per porsinya. Sereal memiliki kandungan garam yang lebih banyak ketimbang kentang goreng. Ini semua membuat kita ingin makan lebih banyak. Analoginya, jika Anda sudah makan makanan manis, lebih enak jika dinetralisasi dengan makanan asin. Padahal, garam dan gula merupakan perangsang nafsu makan. Sebaiknya hindari makanan terlalu manis atau terlalu asin agar tidak terserang rasa lapar tiba-tiba.
4. Makanan rendah kalori
Makanan rendah lemak ternyata mengandung lebih banyak gula, karbohidrat, dan natrium untuk meningkatkan rasa. Namun, efeknya ternyata bisa memicu makan berlebihan. Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Nutrition menunjukkan bahwa kandungan pemanis buatan dalam minuman diet juga dapat merangsang nafsu makan. Ingatlah bahwa tubuh juga tetap membutuhkan nutrisi tertentu dan lemak sehat, misalnya kalsium, dan omega-3 yang meningkatkan kesehatan jantung.
http://www.dechacare.com/Makanan-yang-Memicu-Nafsu-Makan-I1307.html
5 Makanan Peningkat Hemoglobin
Hemoglobin adalah metaloprotein (protein yang mengandung zat besi) di
dalam sel darah merah yang berfungsi sebagai pengangkut oksigen dari
paru-paru ke seluruh tubuh. Tidak hanya itu, hemoglobin juga memainkan
peran penting dalam mempertahankan bentuk sel darah merah.
Seperti diketahui, penurunan jumlah sel darah merah adalah masalah serius yang dapat menjadi tanda anemia, infeksi, atau bahkan pendarahan. Mengingat fungsi dan tugas hemoglobin sangat vital, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga hemoglobin tetap sehat.
Caranya cukup mudah dan sederhana, yakni dengan mengonsumsi beberapa makanan berikut ini, seperti yang dipapakan dalam laman healthmeup:
* Daging merah: Meski belakangan ini daging merah kerap mendapat reputasi buruk. Tetapi makanan kaya zat besi ini dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah Anda. Daging merah tinggi akan zat besi heme, yang dapat dengan mudah diserap oleh tubuh. Tapi ingat, konsumsi daging merah secara berlebihan dapat memicu perkembangan penyakit jantung. Diet seimbang adalah kuncinya.
* Sayuran: Beetroot, bayam, kacang polong, kubis, lobak, kentang dan kembang kol adalah sayuran sekaligus obat alami untuk meningkatkan jumlah darah, ia memiliki kemampuan untuk regenerasi zat besi dan mengaktifkan sel-sel darah merah, memasok oksigen segar ke darah.
* Buah-buahan: Buah-buahan seperti kismis, plum, buah ara kering, aprikot, apel, anggur dan semangka tidak hanya membantu sel-sel darah merah mengalir tetapi juga meningkatkan jumlah darah. Bahkan, aneka produk buah jeruk juga dipercaya mampu untuk memikat zat besi.
* Kacang: Hampir semua kacang memiliki kandungan zat besi di dalamnya, meski ada beberapa jenis kacang yang tidak memilikinya. Dari semua jenis kacang yang ada, kacang almond merupakan jenis yang memiliki kandungan zat besi paling tinggi. Satu ons almond setiap hari menyediakan sedikitnya 6 persen dari kebutuhan zat besi.
* Roti, Pasta, Sereal: Periksalah label pada kemasan roti gandum, pasta, dan sereal yang Anda beli. Setiap paket harus mengandung 20 persen atau lebih dari nilai harian asupan zat besi. Gandum menawarkan banyak manfaat kesehatan yang setiap orang harus mencoba memasukkannya ke dalam diet sehari-hari, karena kandungan zat besi yang tinggi di dalamnya.
http://www.dechacare.com/5-Makanan-Peningkat-Hemoglobin-I1317.html
Seperti diketahui, penurunan jumlah sel darah merah adalah masalah serius yang dapat menjadi tanda anemia, infeksi, atau bahkan pendarahan. Mengingat fungsi dan tugas hemoglobin sangat vital, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga hemoglobin tetap sehat.
Caranya cukup mudah dan sederhana, yakni dengan mengonsumsi beberapa makanan berikut ini, seperti yang dipapakan dalam laman healthmeup:
* Daging merah: Meski belakangan ini daging merah kerap mendapat reputasi buruk. Tetapi makanan kaya zat besi ini dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah Anda. Daging merah tinggi akan zat besi heme, yang dapat dengan mudah diserap oleh tubuh. Tapi ingat, konsumsi daging merah secara berlebihan dapat memicu perkembangan penyakit jantung. Diet seimbang adalah kuncinya.
* Sayuran: Beetroot, bayam, kacang polong, kubis, lobak, kentang dan kembang kol adalah sayuran sekaligus obat alami untuk meningkatkan jumlah darah, ia memiliki kemampuan untuk regenerasi zat besi dan mengaktifkan sel-sel darah merah, memasok oksigen segar ke darah.
* Buah-buahan: Buah-buahan seperti kismis, plum, buah ara kering, aprikot, apel, anggur dan semangka tidak hanya membantu sel-sel darah merah mengalir tetapi juga meningkatkan jumlah darah. Bahkan, aneka produk buah jeruk juga dipercaya mampu untuk memikat zat besi.
* Kacang: Hampir semua kacang memiliki kandungan zat besi di dalamnya, meski ada beberapa jenis kacang yang tidak memilikinya. Dari semua jenis kacang yang ada, kacang almond merupakan jenis yang memiliki kandungan zat besi paling tinggi. Satu ons almond setiap hari menyediakan sedikitnya 6 persen dari kebutuhan zat besi.
* Roti, Pasta, Sereal: Periksalah label pada kemasan roti gandum, pasta, dan sereal yang Anda beli. Setiap paket harus mengandung 20 persen atau lebih dari nilai harian asupan zat besi. Gandum menawarkan banyak manfaat kesehatan yang setiap orang harus mencoba memasukkannya ke dalam diet sehari-hari, karena kandungan zat besi yang tinggi di dalamnya.
http://www.dechacare.com/5-Makanan-Peningkat-Hemoglobin-I1317.html
Kamis, 23 Februari 2012
8 Makanan Pereda Sakit Kepala
Ada berbagai jenis sakit kepala dengan tingkat berbeda-beda. Tetapi satu
hal yang sama adalah datangnya sakit kepala membuat segala bentuk
aktivitas menjadi terganggu.
Sakit kepala adalah gejala dari sejumlah ketidakseimbangan fisik dan mental. Sebagian dari kita biasanya meminum obat anti nyeri untuk meredakannya. Padahal, sebenarnya ada alternatif selain obat yang dapat membantu masalah sakit kepala.
Beberapa makanan dan cairan diyakini dapat membantu mengusir rasa sakit di kepala. Inilah delapan di antaranya :
1. Kentang
Sakit kepala yang muncul akibat mabuk tak hanya disebabkan karena dehidrasi tetapi juga karena hilangnya elektrolit seperti kalium. Maka dari itu, menyantap makanan yang kaya akan kalium dapat membantu meringankan sakit kepala. Kentang mengandung banyak kalium yakni 100 gram, sedangkan kentang panggang (dengan kulitnya) mengandung kalium hingga 600 mg.
2. Pisang
Pisang tidak hanya kaya akan potasium tetapi juga magnesium (pisang ukuran sedang mengandung 10% dari rekomendasi asupan harian Anda). Magnesium dapat meringankan migrain Anda dan sakit kepala akibat stres. Sejumlah penelitian telah menghubungkan antara kekurangan magnesium dan sakit kepala migrain. Penelitian menujukkan bahwa sekitar separuh dari semua penderita migrain memiliki magnesium terionisasi dalam darah dalam jumlah sedikit.
Magnesium, yang dikandung dalam pisang, melindungi tubuh dari sakit kepala dengan cara merelaksasi pembuluh darah. Selain itu, magnesium memiliki efek menenangkan sehingga berguna untuk meredakan sakit kepala akibat tegang. Apricot kering, alpukat, almond, kacang mete, beras merah, kacang-kacangan dan biji-bijian merupkan makanan lain yang kaya akan magnesium.
3. Kopi
Kafein dalam kopi bermanfaat sekaligus berbahaya bagi korban sakit kepala. Kafein merupakan zat yang umum dalam resep dan obat-obatan bebas untuk sakit kepala karena dapat meredakan rasa nyeri dan 40% lebih efektif dalam mengobati sakit kepala. Kafein juga membantu tubuh menyerap obat sakit kepala lebih cepat, sehingga obat tersebut lebih cepat bekerja. Kafein bisa menjadi pereda sakit kepala yang sangat efektif, terutama migrain, tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak bisa membuat sakit kepala kembali kambuh. Jadi, dianjurkan untk meminum kopi tidak lebih dari 2 atau 3 cangkir per hari.
4. Biji-biji serelia utuh (whole grain)
Jika Anda menjalani diet rendah karbohidrat, Anda akan mulai menguras sumber utama energi untuk otak, yakni cadangan glikogen. Selain itu juga menjadikan tubuh kehilangan cairan dengan cepat sehingga menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi bersamaan dengan berkurangnya energi ke otak bisa memicu timbulnya sakit kepala. Jika anda mengkonsumsi makanan-makanan karbo yang sehat seperti (biji-bijian seperti roti gandum, sereal gandum, oatmeal, dan buah), tidak hanya bisa mengusir rasa sakit pada kepala tetapi juga meningkatkan mood Anda.
5. Semangka
Dehidrasi adalah penyebab umum timbulnya sakit kepala, maka pertimbangkan untuk meminum banyak air dan mengasup makanan yang kaya akan air (seperti semangka). Buah yang kaya akan air ini juga mengandung mineral penting, seperti magnesium, yang merupakan kunci untuk mencegah sakit kepala. Anda juga dapat mencoba minuman olahraga berelektrolit jika mungkin mengalami sakit kepala setelah berolahraga dalam waktu yang lama karena kehilangan banyak mineral dalam tubuh.
6. Ikan
Ikan berlemak (seperti salmon, tuna, dan makarel) bermanfaat sebagai obat untuk sakit kepala migrain karena kaya akan asam lemak esensial, omega-3. Asam lemak omega-3 dapat menghambat peradangan yang sering memicu timbulnya migrain. Jika tidak bisa mengkonsumsi ikan ini setiap hari, tidak perlu khawatir. Anda dapat mengonsumsi suplemen minyak ikan dan menambahkan makanan seperti biji rami, walnut, tahu, dan kacang kedelai untuk tambahan omega-3 pada diet Anda.
7. Biji Wijen
Biji wijen kaya akan kandungan vitamin E dan dapat membantu menstabilkan kadar estrogen dan mencegah migrain selama periode Anda. Selain itu, biji wijen juga kaya akan magnesium, yang selanjutnya akan membantu pencegahan sakit kepala. Makanan lain yang mengandung vitamin E dalam jumlah tinggi antara lain, kacang-kacangan, minyak zaitun, dandelion, gandum, dan kentang manis.
8. Jahe
Selain menjadi obat untuk mual, jahe memiliki sifat anti-peradangan dan anti-histamin juga berguna untuk memerangi sakit kepala. Masaklah jahe tersebut atau kombinasikan dengan minuman lain seperti teh.
Sakit kepala adalah gejala dari sejumlah ketidakseimbangan fisik dan mental. Sebagian dari kita biasanya meminum obat anti nyeri untuk meredakannya. Padahal, sebenarnya ada alternatif selain obat yang dapat membantu masalah sakit kepala.
Beberapa makanan dan cairan diyakini dapat membantu mengusir rasa sakit di kepala. Inilah delapan di antaranya :
1. Kentang
Sakit kepala yang muncul akibat mabuk tak hanya disebabkan karena dehidrasi tetapi juga karena hilangnya elektrolit seperti kalium. Maka dari itu, menyantap makanan yang kaya akan kalium dapat membantu meringankan sakit kepala. Kentang mengandung banyak kalium yakni 100 gram, sedangkan kentang panggang (dengan kulitnya) mengandung kalium hingga 600 mg.
2. Pisang
Pisang tidak hanya kaya akan potasium tetapi juga magnesium (pisang ukuran sedang mengandung 10% dari rekomendasi asupan harian Anda). Magnesium dapat meringankan migrain Anda dan sakit kepala akibat stres. Sejumlah penelitian telah menghubungkan antara kekurangan magnesium dan sakit kepala migrain. Penelitian menujukkan bahwa sekitar separuh dari semua penderita migrain memiliki magnesium terionisasi dalam darah dalam jumlah sedikit.
Magnesium, yang dikandung dalam pisang, melindungi tubuh dari sakit kepala dengan cara merelaksasi pembuluh darah. Selain itu, magnesium memiliki efek menenangkan sehingga berguna untuk meredakan sakit kepala akibat tegang. Apricot kering, alpukat, almond, kacang mete, beras merah, kacang-kacangan dan biji-bijian merupkan makanan lain yang kaya akan magnesium.
3. Kopi
Kafein dalam kopi bermanfaat sekaligus berbahaya bagi korban sakit kepala. Kafein merupakan zat yang umum dalam resep dan obat-obatan bebas untuk sakit kepala karena dapat meredakan rasa nyeri dan 40% lebih efektif dalam mengobati sakit kepala. Kafein juga membantu tubuh menyerap obat sakit kepala lebih cepat, sehingga obat tersebut lebih cepat bekerja. Kafein bisa menjadi pereda sakit kepala yang sangat efektif, terutama migrain, tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak bisa membuat sakit kepala kembali kambuh. Jadi, dianjurkan untk meminum kopi tidak lebih dari 2 atau 3 cangkir per hari.
4. Biji-biji serelia utuh (whole grain)
Jika Anda menjalani diet rendah karbohidrat, Anda akan mulai menguras sumber utama energi untuk otak, yakni cadangan glikogen. Selain itu juga menjadikan tubuh kehilangan cairan dengan cepat sehingga menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi bersamaan dengan berkurangnya energi ke otak bisa memicu timbulnya sakit kepala. Jika anda mengkonsumsi makanan-makanan karbo yang sehat seperti (biji-bijian seperti roti gandum, sereal gandum, oatmeal, dan buah), tidak hanya bisa mengusir rasa sakit pada kepala tetapi juga meningkatkan mood Anda.
5. Semangka
Dehidrasi adalah penyebab umum timbulnya sakit kepala, maka pertimbangkan untuk meminum banyak air dan mengasup makanan yang kaya akan air (seperti semangka). Buah yang kaya akan air ini juga mengandung mineral penting, seperti magnesium, yang merupakan kunci untuk mencegah sakit kepala. Anda juga dapat mencoba minuman olahraga berelektrolit jika mungkin mengalami sakit kepala setelah berolahraga dalam waktu yang lama karena kehilangan banyak mineral dalam tubuh.
6. Ikan
Ikan berlemak (seperti salmon, tuna, dan makarel) bermanfaat sebagai obat untuk sakit kepala migrain karena kaya akan asam lemak esensial, omega-3. Asam lemak omega-3 dapat menghambat peradangan yang sering memicu timbulnya migrain. Jika tidak bisa mengkonsumsi ikan ini setiap hari, tidak perlu khawatir. Anda dapat mengonsumsi suplemen minyak ikan dan menambahkan makanan seperti biji rami, walnut, tahu, dan kacang kedelai untuk tambahan omega-3 pada diet Anda.
7. Biji Wijen
Biji wijen kaya akan kandungan vitamin E dan dapat membantu menstabilkan kadar estrogen dan mencegah migrain selama periode Anda. Selain itu, biji wijen juga kaya akan magnesium, yang selanjutnya akan membantu pencegahan sakit kepala. Makanan lain yang mengandung vitamin E dalam jumlah tinggi antara lain, kacang-kacangan, minyak zaitun, dandelion, gandum, dan kentang manis.
8. Jahe
Selain menjadi obat untuk mual, jahe memiliki sifat anti-peradangan dan anti-histamin juga berguna untuk memerangi sakit kepala. Masaklah jahe tersebut atau kombinasikan dengan minuman lain seperti teh.
Selasa, 21 Februari 2012
5 Makanan Sehat Atasi Anemia
Ghiboo.com - Jumlah darah amatlah
penting untuk membuat tubuh tetap sehat dan fit. Kekurangan darah dapat
memicu resiko anemia. Jika jumlah darah Anda menurun, sebaikknya Anda
mengonsumsi makanan bernutrisi yang dapat menaikkan jumlah sel darah
merah dalam tubuh.
Lantas apa saja sih makanan yang diperlukan untuk menaikkan jumlah
sel darah merah? Simak berikut ini, seperti dilansir melalui Boldsky,
Jumat (17/2).Buah Bit
Buah Bit atau beetroot merupakan buah yang kaya zat besi, dan protein yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan sel-sel darah dan memperlancar aliran darah. Buah ini juga dianggap sebagai racun alami dan pembersih darah. Jadi pastikan buah bit masuk dalam daftar makanan sehat Anda yang juga menjadi sumber baik akan vitamin C.
Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam, seledri, kubis, lobak, kembang kol, kangkung, selada dan kentang manis merupakan sehat bagi tubuh. Dengan mengonsumsi sayuran ini, Anda bisa mengontrol berat badan dan juga menaikkan jumlah darah dalam tubuh. Sayuran hijau juga turut menjaga sistem pencernaan agar tetap aktif.
Zat Besi
Zat besi merupakan mineral yang amat penting bagi tubuh. Zat besi tak hanya membuat tulang kuat tetapi juga memasok oksigen dalam sistem peredaran darah. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Maka, makanlah makanan yang mengandung zat besi, seperti daging merah, kurma, tiram, kentang, asparagus, dan kismis.
Kacang Almond
Kacang ini kaya akan zat besi dan dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh. Satu ons almond setiap hari membantu memenuhi 6 persen kebutuhan zat besi harian.
Buah
Orang anemia tak hanya disarankan untuk mengonsumsi sayuran hijau, namun juga buah-buahan segar. Pilihlah buah aprikot, semangka, apel, anggur, kismis, plum dan ara kering untuk meningkatkan aliran darah dalam tubuh.
Jangan lupa ya 5 makanan penting di atas!
7 Pekerjaan Pemicu Gangguan Kesehatan
Ghiboo.com - Tak hanya pola makan dan
gaya hidup tak sehat yang menyebabkan seseorang menderita suatu
penyakit. Menurut Huffingtonpost, pekerjaan seseorang juga turut
mendukung timbulnya penyakit dalam dirinya. Berikut ini beberapa jenis
pekerjaan yang dikaitkan dapat mempengaruhi kesehatan seseorang.
Bankir dengan risiko Gangguan Kepribadian dan Emosional
Di bawah tekanan besar dari pekerjaannya, banyak bankir yang menderita gangguan kepribadian dan emosional, seperti stres atau kelelahan. Bahkan, beberapa diantaranya tetap menderita gangguan tersebut setelah meninggalkan profesinya. Peneliti dari University of Southern California menemukan bahwa insomnia, kecanduan alkohol, jantung berdebar, gangguan makan dan ledakan emosi banyak dialami bankir yang baru lulus dari sekolah bisnis.
Guru dengan risiko Arthritis
Radang sendi atau arthritis menjadi risiko kesehatan bagi orang yang harus banyak berdiri dalam pekerjaannya, termasuk guru. Oleh karena itu, orang dengan pekerjaan lebih banyak berdiri, harus pintar memilih sepatu yang nyaman dan tidak menggunakan hak tinggi. Sepatu ber-hak justru memberikan tekanan pada sendi di kaki. Tak hanya berdiri terlalu lama, orang yang memiliki kelebihan berat badan juga dikaitkan dengan penyakit radang sendi.
Tentara dengan risiko Stres
Sebuah situs CareerCast.com menetapkan tentara sebagai pekerja paling stres. Hal ini dikarenakan para prajurit negara ini selalu dituntut secara fisik, disiplin dan sedikitnya waktu untuk 'bersantai' atau bertemu keluarga. Tak hanya itu, CareerCast.com juga menyebutkan petugas pemadam kebakaran menempati posisi kedua pekerjaan dengan risiko stres disusul dengan pilot diposisi ketiga.
Buruh dengan risiko Gangguan Pernapasan
Health.com melaporkan bahwa debu yang dihirup dari tempat konstruksi dapat menyebabkan buruh pada risiko masalah paru-paru, seperti kanker, asbestosis dan mesothelioma. Bahkan menurut peneliti dari Oregon State University, penyakit paru-paru merupakan penyakit yang sering dialami para buruh. Gejalanya seperti sesek nafas, dada sesak, batuk, dan bernafas tidak normal.
Perawat dengan risiko Depresi
Orang-orang yang bertugas untuk merawat seseorang, seperti perawat, berisiko mengalami depresi. Health.com melaporkan bahwa 13 persen perawat telah mengalami depresi berat. Tahun lalu, Reuters melaporkan hasil survei Caring.com yang menunjukkan bahwa satu dari empat orang perawat khusus manula atau anak kecil lebih rentan mengalami depresi.
Pekerja Shift Malam dengan risiko Gangguan Tidur
Penelitian telah menunjukkan bahwa para pekerja yang berkerja pada shift malam lebih rentan mengalami masalah susah tidur, yang disebabkan oleh perbedaan jadwal tidur dan jadwal bangun mereka dengan kebanyakan orang. Akibatnya, mereka lebih cenderung tidak bersemangat, kurang energi, sakit kepala, dan sulit berkonsentrasi. Sehingga, mereka lebih sering melakukan kesalahan dalam pekerjaannya, rentan kecelakaan (karena ngantuk), perubahan mood dan lebih sering izin sakit.
Pekerja Lembur dengan risiko Depresi
Penelitian yang dimuat dalam jurnal PLoS ONE menunjukkan pekerja lembur, lebih dari 11 jam per hari, dikaitkan dengan risiko dua kali lipat mengalami depresi, dibandingkan mereka yang hanya bekerja 8 jam per hari.
Langganan:
Postingan (Atom)